Waktu ,
Waktu bisa merubah segalanya.
Yang dulunya bahagia ,
berubah sedih luar biasa.
Kadang merasa tidak adil dengan keadaan.
Cuma kedewasaan yang sedikit melegakan.
Kadang menangis sejadinya ,
Cuma sujud yang menjadi obatnya.
Kata 'bersyukur' selalu ampuh untuk menjadi sandaran.
Menjadi semangat yang tak terkalahkan.
Kata 'seandainya' selalu berhasil mengobati kecewa
Menjadi pelipur saat selalu merasa terjatuhkan.
Aku hanya butuh waktu untuk kuat seperti ibu.
Doakan anakmu lewat surgamu bu.
Jikapun kita sudah tidak bisa bertemu.
Senin, 09 Juni 2014
Minggu, 18 Mei 2014
20.06
Entah apa yang bisa membuat tiba-tiba kuat dan tatag,
Dirasa saja sudah cukup membuat otak berhasil meledak .
Beban yang selama ini membuat terhuyung di pundak,
Dan dada yang penuh sesak.
Apa ini namanya ?
Rasa apa ?
Sakit ? lebih dari sakit.
Perih ? Lebih jauh dari perih.
Ah entahlah ,
Cukup saja sampai hari ini.
Sudah ku tutup semuanya.
Sudah ku hapus semuanya.
Mulai detik ini , 20.06 :) TERIMAKASIH
Dirasa saja sudah cukup membuat otak berhasil meledak .
Beban yang selama ini membuat terhuyung di pundak,
Dan dada yang penuh sesak.
Apa ini namanya ?
Rasa apa ?
Sakit ? lebih dari sakit.
Perih ? Lebih jauh dari perih.
Ah entahlah ,
Cukup saja sampai hari ini.
Sudah ku tutup semuanya.
Sudah ku hapus semuanya.
Mulai detik ini , 20.06 :) TERIMAKASIH
Jumat, 09 Mei 2014
Ibu :')
Ibu ..
Satu tahun lebih kita sudah tidak lagi berjumpa,
sekalipun bisa , hanya lewat mimpi dan tidak nyata.
Rindukah kau denganku bu ?
Tidakkah ingin kembali bersamaku ?
Aku menangis bu ,
Rasanya hati teriris.
Luka yang sanggup membuatku sedih meringis.
Tidak sekalipun sebelumnya aku membayangkan,
Membayangkan untuk kehilangan.
Hati tersayat ,
Perih menggeliat ....
Sakit pun teramat
Aku rindu bu ,
Rindu sekali.
Sangat . . .
Sungguh, aku merasa separuh lebih tidak nyata.
Entahlah apa ini namanya.
Aku takut bu,
Takut menghadapi duniaku.
Minder dengan keadaanku.
Aku rapuh sekali bu , ,
Aku membutuhkanmu :'
Satu tahun lebih kita sudah tidak lagi berjumpa,
sekalipun bisa , hanya lewat mimpi dan tidak nyata.
Rindukah kau denganku bu ?
Tidakkah ingin kembali bersamaku ?
Aku menangis bu ,
Rasanya hati teriris.
Luka yang sanggup membuatku sedih meringis.
Tidak sekalipun sebelumnya aku membayangkan,
Membayangkan untuk kehilangan.
Hati tersayat ,
Perih menggeliat ....
Sakit pun teramat
Aku rindu bu ,
Rindu sekali.
Sangat . . .
Sungguh, aku merasa separuh lebih tidak nyata.
Entahlah apa ini namanya.
Aku takut bu,
Takut menghadapi duniaku.
Minder dengan keadaanku.
Aku rapuh sekali bu , ,
Aku membutuhkanmu :'
Langganan:
Postingan (Atom)